FEATUREDLaku

WHO Pantau Klaster Hantavirus di Kapal Pesiar, Tercatat 8 Kasus dan 3 Kematian

Fenomena hantavirus menjadi sorotan internasional setelah muncul klaster kasus yang dikaitkan dengan perjalanan kapal pesiar MV Hondius. Menurut WHO, laporan awal diterima pada 2 Mei 2026 setelah sejumlah penumpang mengalami gangguan pernapasan berat. Dalam pembaruan WHO per 8 Mei 2026, tercatat 8 kasus yang terkait klaster ini, terdiri dari 6 kasus terkonfirmasi dan 2 probable cases, dengan 3 kematian. WHO juga menyebut seluruh kasus terkonfirmasi teridentifikasi sebagai Andes virus (ANDV).

Kasus ini menarik perhatian karena Andes virus termasuk jenis hantavirus yang, meski jarang, dapat menular antarmanusia. Namun WHO menegaskan bahwa risiko penyebaran lebih luas saat ini tetap rendah, karena penularannya tidak semudah virus pernapasan biasa. Melalui mekanisme International Health Regulations (IHR 2005), WHO telah memberi tahu negara-negara terkait dan mendukung pelacakan kontak internasional terhadap penumpang maupun kru.

WHO juga menjelaskan respons yang dilakukan mencakup koordinasi dengan negara-negara yang terlibat dalam perjalanan kapal, dukungan evakuasi medis, penilaian risiko, dan tindak lanjut terhadap penumpang yang sudah turun lebih dulu dari kapal. Dalam keterangan medianya, WHO menyatakan klaster ini sedang ditangani secara aktif, tetapi belum menunjukkan situasi yang mengarah pada ancaman pandemi global.

Di tengah perhatian dunia pada kapal pesiar tersebut, muncul pula laporan mengenai kasus hantavirus di Israel. Namun informasi yang tersedia tidak sepenuhnya seragam. Beberapa laporan media menyebut Israel mengidentifikasi kasus pertama hantavirus pada seorang pasien yang diduga terpapar saat berada di Eropa Timur, dan kasus itu disebut tidak terkait dengan klaster kapal pesiar MV Hondius.

Akan tetapi, ada juga laporan lain yang menyatakan Kementerian Kesehatan Israel tidak menemukan kasus hantavirus aktif di Israel dan menegaskan tidak ada kasus yang berkaitan dengan wabah di kapal pesiar. Karena ada perbedaan laporan ini, pernyataan yang paling aman adalah: ada laporan media tentang kasus hantavirus yang dikonfirmasi di Israel, tetapi keterkaitannya dengan klaster kapal pesiar dibantah atau tidak didukung oleh laporan resmi lain yang muncul pada waktu hampir bersamaan.

Hantavirus adalah penyakit yang perlu diwaspadai karena dapat menyebabkan kondisi berat, terutama pada paru-paru atau ginjal, tergantung jenis virusnya. Meski begitu, otoritas kesehatan internasional saat ini masih menilai risiko bagi masyarakat umum rendah, sambil terus melakukan pemantauan ketat terhadap perkembangan kasus dari kapal pesiar tersebut.